0

Profil Desa

20210814_103610
Kantor Kepala Desa Kalitengah, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara

Desa Kalitengah merupakan desa yang berada di Kabupaten Banjarnegara bagian selatan dan masuk dalam wilayah Kecamatan Purwonegoro. Bagian selatan Desa Kalitengah berbatasan dengan Desa Somagede yang masuk dalam wilayah Kecamatan Sempor Kabupaten Kebumen, bagian barat berbatasan dengan Desa Jalatunda kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara, bagian timur dan bagian utara berbatasan dengan desa Merden dan desa Karanganyar yang masuk kecamatan yang sama yaitu Kecamatan Purwonegoro. Pada tahun 2017 di Desa Kalitengah ada sebanyak 1261 Kepala keluarga (KK) dengan jumlah penduduk 4959 jiwa. Dengan angka keluarga miskin yang sebesar 31,36%. Tingkat pendidikan di desa Kalitengah termasuk rendah karena 56,8% warganya hanya lulusan Sekolah Dasar (SD). Mata pencaharian warga di Desa Kalitengah 72% bekerja sebagai petani
dan buruh tani. Karena minimnya lapangan pekerjaan di Desa dan tidak adanya ketrampilan yang dimiliki warga maka 70% dari pemuda desa Kalitengah merantau ke Jakarta, 86% dari wanita di Desa Kalitengah tidak bekerja. 

Desa Kalitengah mempunyai wilayah yang berbukit dengan pemandangan yang indah. Desa Kalitengah juga mempunyai kekayaan sumber daya alam berupa pasir pasir jenis kwarsa, lempung dan felspar yang digunakan sebagai bahan untuk membuat semen, kaca, dan juga keramik. Saat ini hasil tambang langsung dijual ke pabrik-pabrik besar melalui investor. Berbagai komoditi potensial desa Kalitengah diantaranya adalah tanaman singkong, buah-buahan, cabai, pisang dan hasil perikanan berupa ikan lele, gurame dan bawal dengan sentra yang tersebar hampir di setiap dusun.

Ada beberapa potensi yang dimiliki oleh desa Kalitengah yaitu bukit bekas pertambangan pasir felspar, pemandangan dengan perbukitan yang indah, kolam ikan warga yang terletak di tengah perbuktian dengan pemandangan yang indah dan juga terdapat
makam Bapak Dr.H. Sulistiyo, M.Pd yang merupakan tokoh dan pejuang PGRI, Guru dan Pendidikan. Bapak Dr.H. Sulistiyo, M.Pd meninggal pada tanggal 14 Maret tahun 2016. Sejak beliau meninggal dan sampai saat ini setiap hari sabtu dan minggu makam beliau selalu ramai dikunjungi oleh peziarah terutama para guru anggota PGRI dari seluruh Indonesia. Setiap peringatan hari guru dan ulang tahun PGRI di kompleks pemakaman menjadi tempat upacara peringatan oleh perwakilan guru-guru se-Jawa tengah. Saat ini di sekitar makam sedang proses dibangun monumen, perpustakaan, masjid, bumi perkemahan dan pusat studi
konservasi.

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart

Tidak ada produk di keranjang.